Chef Ragil Mengajak Anaknya Untuk Belajar Memasak

By on April 17, 2017
chef ragil

Memberikan pelajaran kepada anak dalam memasak sejak dini, memberikan manfaat baginya ketika mereka masih kecil ataupun dewasa. Hal ini, membuat chef Ragil mengajak anak-anaknya untuk ke dapur mengajarkan ilmu memasak.

Dimana nama lengkap Ragil Imam Wibowo yang merupakan seorang Chef, sudah biasa mengajak anaknya untuk melakukan memasak. Meskipun tidak ada hari yang khusus, namun kegiatan bersama anaknya untuk berada di dapur bersama di tiap akhir pekan.

chef ragil

ruang dapur chef ragil

Cerita Chef Ragil Mengawali Memasak Bersama Anaknya

Ketika itu, chef Ragil yang memiliki niat untuk mengajak kedua anak perempuannya, yang bernama Kaylin dan Kirani itu suka bermain di dapur. Lama kelamaan sang anak pun tertarik untuk belajar memasak bersama sang ayah. Yang tidak ada pendekatan tertentu yang dilakukan oleh chef Ragil kepada kedua anakanya untuk mengikuti memasak.

“Dari mereka kecil sekitar usia 3-4 tahun sudah senang berada di dapur. Dimana anak-anak itu keinginan tahunya begitu kritis. Jika saya sedang mengadon dengan tepung mereka ikut bermain. Yang membuat mereka senang, karena pada umumnya anak menyukai kegiatan yang menyenangkan bagi mereka,” ucap chef Ragil.

Pertama-tama tugas yang diberikan chef Ragil, meminta kepada anak-anaknya mengaduk bahan. Misalkan dalam membuat kue kering.

“Saat itu mereka mengaduk adonan cookies atau memotong bahan salad dengan menggunakan pisau khusus. Meski tidak menyuruhnya memakai kompor yang dapat membahayakan mereka. Di usia 6 tahun mereka sudah mulai menggunakan kompor, untuk membuat olahan telur dan omelet,” tambahnya.

Saat kedua anaknya masih kecil, chef Ragil membiarkan anaknya memberikan pelajaran sesuai umur. Tidak ada paksaan untuk mereka berdua dalam hal memasak, yang biasanya anak bisa dibentuk ketika berusia 7-8 tahun.

Sekarang umur Kirani sudah beranjak usia 13 tahun, sedangkan Kaylin berusia 16 tahun, kedua anak tersebut menjadi lebih mandiri. “Sampai saat ini mereka masih menyukai memasak. Jika anak-anak di tinggal pergi, tidak begitu mengkhawatirkan mereka,” ucapnya.

Meski tidak sering, tapi chef Ragil membicarakan resep kepada anaknya yang menemukan di internet, misalnya di Youtube. Yang mana chef Ragil memberikan masukan yang terdapat di resep tersebut untuk di revisi.

Chef Ragil pun menegaskan, dia mengajak anaknya memasak bukan meminta untuk menjadi seorang chef, melainkan bekal ketika mereka sudah besar. Hal yang terpenting untunk bekal dalam hidupnya.

“Mereka mau atau tidaknya memasak bukan suatu masalah. Namun, akan menjadi bekal dalam kehidupannya. Bisa dicontohkan, ketika mereka ngekos atau berkeluarga nantinya. Bukan untuk bertujuan menjadi seorang chef. Akan tetapi, harus ada keterampilan yang harus mereka bisa dalam basic training skill,” tegas chef Ragil.

Ragil

chef ragil yang sedang membuat kue

Kaylin dan Kirani Kursus Memasak di Serpong

Kedua anak dari chef Ragil, Kaylin dan Kirani yang juga mengikuti kegiatan di tiap akhir pekannya ke tempat kursus memasak, untuk memperdalam masakan yang mereka buat. Yang membuat mereka merasa senang dalam hal memasak. Meski mereka berdua harus ke tempat kursus yang berada di Serpong, Tangerang Selatan pada akhir pekannya.

Karena banyak ilmu yang akan dipelajari di tempat kursus yang bernama Vision Cook, yang mana temen mereka pun belajar memasak di tempat kursus tersebut. Sekaligus mendapatkan pengalaman dan ilmu tambahan dalam hal memasak, agar menghasilkan makanan yang enak.

Karena kedua anak dari chef Ragil sudah terbiasa dalam mencicipi rasa makanan dari kecil, maka dia tahu makanan yang enak atau tidaknya.

About Tatie Trust Property